Ketika semua orang -paling tidak sebagian besar, atau hampir semua orang- guru mengejar posisi pns sebagai status sosial, ternyata masih ada segelintir makhluk yang mulia tidak peduli dengan status itu. Dia terus bergerak membimbing murid-muridnya dengan sepenuh hati, tulus, ikhlas. Dialah bu Muslimah, sang komandan Lasykar pelangi.
Masih adakah guru setulus itu?
Ketika semua orang -paling tidak sebagian besar, atau hampir semua orang- guru mencari-cari sekolah mahal agar mendapat honor yang tinggi, ternyata masih ada segelintir makhluk yang mulia tidak peduli dengan honor tinggi. Dia terus bergerak membimbing murid-muridnya yang miskin, bahkan nyaris sangat miskin. Dialah bu Muslimah, sang komandan Lasykar pelangi.
Masih adakah guru sepeduli itu?
Jawaban ada di benak kita masing-masing.
Jumat, 17 Oktober 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



1 komentar:
Selamat berjuang,
semoga sukses,
good luck.
Posting Komentar